Dia masih disana
Masih menunggu di bawah lampu
taman kota
Disamping bangku kayu panjang,
yang sepi tak terjamah
Nasib bangku itu
Persis seperti hatinya kini
Setelah mata sayunya kembali
gagal
Menjaring sosok yang selama ini
dirindukan
Dia masih disana
Ditemani tatapan iba setiap
jiwa, yang masih berkeliaran di hadapannya
Huh…
Hanya dengusan yang bisa dia
keluarkan
Lalu tertunduk malu dan
perlahan bergerak menjauh
Bukan,
Bukan mereka yang dia inginkan
Tapi sosok itu …
Hari semakin larut
Lampu – lampu mulai benderang
Tapi entah mengapa tetap
kontras dengan hatinya
Pergi kemana dia ??
Tidak taulah
Sosok itu tiba – tiba pergi
Dan kini, dia merindukannya
Merindukan mata teduh
Yang selalu bersiap disambut
Ketika kembali
Setelah lelah berjibaku
sepanjang hari
Maka, dia masih disana
Masih menunggu di bawah lampu
taman kota
Disamping bangku kayu panjang,
yang sepi tak terjamah …
Inspired from Hachiko
Nama : Rachmah Nurfitriah
@UIN Syarief Hidayatullah
Jakarta 2011
Apresiasi Bahasa dan Sastra